Kategori Aktif dan Pasif Water Heater Solar yang Harus Diketahui

0
34
views
sumber: google.co.id

Pemanas air tenaga surya dalam operasinya menggunakan sistem aktif dan ada juga sistem pasite. Namun, kedua sistem ini untuk aliran air mudah ke pengguna. Perbedaan dalam sistem ini terletak di jalan air pemanas.
Kategori aktif dan pasif dari pemanas air surya yang harus diketahui
Unit pemanas yang ditawarkan di pasaran memiliki dua komponen utama, yaitu kolektor untuk menyerap panas dan tank untuk mengakomodasi air panas. Pengguna dapat memilih cara aktif atau pasif untuk mengalirkan air panas. Kedua sistem ini tidak mengurangi panas air yang keluar dari faucet. Untuk detail lebih lanjut, berikut ini adalah penjelasan lengkap.
Sistem Aplikasi Aktif
Sistem pemanas air bertenaga surya aktif menggunakan tiga cara, yaitu:

  1. Drainback.
    Ini adalah cara di mana air yang digunakan di sini adalah hasil dari distilasi sebagai transfer daya panas. Harap dicatat bahwa tangki pemanas air tenaga surya tidak dapat dipisahkan dengan cara ini. Sangat cocok untuk diterapkan di area suhu dingin karena tangki drainback terpisah membuat air tidak mudah membeku.
  2. Tidak harus
    Hampir sama dengan cara drainase di mana energi panas diserap di sini tidak secara langsung memanaskan air untuk menemukannya kepada pengguna. Namun, dengan memanfaatkan kolektor untuk memberikan suhu panas ke cairan sehingga tidak mudah dibekukan. Kemudian air akan mengambil tekanan panas ini untuk dipompa ke dalam tangki penyimpanan air.
  3. Lalu.
    Ketiga, ada nama untuk cara beroperasi tanpa menggunakan cairan perantara. Namun, air dingin segera mendekati kolektor itu kemudian mengalir ke tangki penampungan air panas. Dengan bantuan pompa dan pengontrol air panas ini didistribusikan kepada pengguna.
    Sistem Aplikasi Pasif.
    Pengoperasian pemanas air tenaga surya secara pasif menggunakan dua kategori, yaitu:
  4. Prinsip Thermosyphon
    Prinsip ini memanaskan air dengan tangki terpisah dari panel kolektor.
    Air dingin akan memasuki tabung kolektor, maka tentu saja tangki panas akan meningkatkan suhu air. Oleh karena itu, menghasilkan air panas yang kemudian mengalir ke faucet untuk digunakan pengguna.
  5. BACTH.
    Ini adalah cara yang sangat praktis meskipun tangki digunakan lebih dari satu. Jadi, semua tangki disusun untuk terhubung ke kolektor yang sama untuk membuatnya lebih mudah untuk menyerap panas matahari. Air panas ini menggunakan gaya gravitasi dan prinsip konveksi akan dipompa ke atas. Setelah memasuki tangki kemudian mengalir ke pipa dan akhirnya mengalir ke pengguna.
    Nah, itulah perbedaan antara pemanas air yang bekerja secara aktif dan pasif. Meskipun berbeda, air yang dihasilkan sisa-sisa suhu tinggi sehingga tidak perlu khawatir. Perbedaan ini dimaksudkan agar konsumen dapat memilih pemanas air surya yang diperlukan. Tentu saja dengan membaca penjelasan di atas Anda memiliki jauh lebih memahami sehingga dapat menentukan lebih mudah.

Sumber: intisolarbandung.com