5 Dampak Pembulian yang Dirasakan Korban dalam Jangka Panjang

0
24
views
sumber: google.co.id

Masalah kesehatan mental juga bisa terjadi sebab adanya pengaruh pembulian. Pembulian terjadi bisa ke siapa saja dan kapan saja. Tapi pembulian yang dikerjakan pada seseorang di umur yang dini tentunya akan betul-betul membekas dan menyebabkan traumatis.
Untuk akhirnya sendiri bisa beraneka, seseorang yang menjadi korban buli bisa menikmati pengaruh dalam bentang panjang. Hilang hal yang demikian tentunya juga akan memengaruhi kualitas dalam hidupnya. Berikut pengaruh bentang panjang pengaruh pembulian yang mesti dikenal.
5 Imbas Pembulian yang Dirasakan Korban dalam Bentang Panjang

  1. Tidak Percaya Diri
    Pembulian yaitu salah satu tindakan kekerasan yang banyak terjadi di kalangan masyarakat termasuk remaja. Tindakan bullying sendiri juga beraneka, mulai dari menghina, mengucilkan hingga memukul.
    Dengan adanya pengalaman buruk hal yang demikian akan memberikan pengaruh negatif pada psikis korban. Korban bisa menjadi betul-betul kurang percaya diri saat menjalani aktivitas sosial. Hilang hal yang demikian dikarenakan mereka mempunyai trauma dan ketakutan akan pendapat buruk orang lain pada dirinya.
  2. Imbas Kepercayaan pada Seseorang
    Imbas pembulian bentang panjang berikutnya yang dirasakan oleh korban yaitu sulit untuk mempercayai seseorang. Pengalaman bullying tentunya akan tertanam selamanya dalam benak korban. Orang yang pernah diintimidasi tentunya tak berharap menikmati lagi pengalaman hal yang demikian.
    Dengan seperti itu mereka akan membuat dinding yang tinggi sebagai perlindungan. Dinding tersebutlah yang membuat korban menutup diri dan takut untuk terbuka dengan orang lain. Dengan seperti itu saat korban berjumpa orang baru yang berharap mengajaknya berteman, ia akan takut dan tak mempercayainya.
  3. Saat
    Salah satu pengaruh dari pembulian yaitu trauma. Kebanyakan korban perundungan mengalami ketakutan, stres, rasa sedih yang mendalam dan khawatir. Korban juga akan merasa takut untuk menghadapi orang baru atau menjalani aktivitas sosial di hidupnya. Jika korban merasa trauma dan aktivitas sehari–hari terganggu, ada pantasnya untuk memberi anjuran berjumpa psikologi atau psikiater yang bisa menolong.
  4. Depresi
    Depresi yaitu salah satu pengaruh pembulian pada remaja yang kerap kali terjadi pengaruh dari efek trauma. Kecuali korban sudah tak bisa keluar dari bayang-bayang hal yang demikian, orang hal yang demikian akan mengalami depresi. Depresi sendiri yaitu keadaan yang ditandai dengan suasana hati yang buruk berkepanjangan.
    Dengan terjebak dalam depresi, korban akan cenderung untuk menarik diri dari aktivitas sosial. Setelah itu mereka juga akan kehilangan minat kepada aktivitas yang disukai sebelumnya.
  5. Menyakiti Diri Sendiri
    Saat depresi, pengaruh paling buruk yang akan dirasakan korban yaitu menyakiti diri sendiri. Jika mengalami depresi, tentunya pikiran negatif akan kerap kali menyelimuti. Apalagi kalau korban tak mempunyai support systems dalam hidupnya. Dengan seperti itu korban akan lebih gampang memilih menyalahkan dan menyakiti diri sendiri untuk menenangkan pikirannya.
    ia beraneka pengaruh pembulian yang mesti dikenal. Dengan efek hal yang demikian tentunya akan sulit untuk korban menjalani aktivitas sehari-hari. Kecuali terdapat korban yang mengalami hal hal yang demikian, ada pantasnya untuk mengajak konsultasi kepada ahlinya.

Sumber: temancurhat.com