Pengadaan dan Instalasi AC Chiller Pada Industri dan Gedung Komersial

0
163
views
sumber: google.co.id

Pemanfaatan dan pengadaan AC chiller banyak dikerjakan di industri dan gedung komersial. Pendingin ruangan ini berprofesi secara konstan dan agresif mendinginkan ruangan memakai metode water cooled chiller atau air cooled chiller. Langsung, apa sebetulnya chiller? Dan bagaimana metode kerja mesin hal yang demikian?
Apa itu chiller?
Pabrik atau gedung komersial berbeda dari hunian daerah tinggal yang dapat memanfaatkan udara natural atau kipas angin sebagai pendingin. Jumlah penghuni dan kegiatan yang dikerjakan di pabrik jauh lebih intens daripada di rumah. Itulah kenapa penyejuk udara yang dipakai malahan seharusnya berkapasitas tinggi, seperti chiller.
Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, chiller memiliki dua golongan metode adalah water cooled chiller yang memanfaatkan air sebagai pendingin udara. Kedua adalah air cooled chiller yang berbasis udara.
Perangkat ini mendinginkan cairan dengan metode menghilangkan panas yang menguap di udara. Sehingga udara yang bertiup ke ruangan adalah udara dingin. Cara chiller mewujudkan udara dingin berskala besar, itulah kenapa produk ini paling sering kali dipakai di pabrik atau gedung komersial lainnya.
Bagaimana prinsip kerjanya?
Cara kerja pendingin udara ini dengan menasihati udara pada chiller evaporator. Pada cara kerja pengolahan, air ditransfer ke AHU supaya berubah menjadi udara dingin yang berikutnya dikeluarkan dari mesin ke luar ruangan.
Pengadaan dan instalasi AC chiller
Perangkat pendingin chiller tak dapat dimanfaatkan dengan bagus jika tak memenuhi settingan perangkat. Seumpama pada water cooled chiller yang memerlukan cooling tower sebagai salah satu komponennya.
Kecuali memerlukan metode cooling tower, perangkat pendingin juga memerlukan perpipaan supaya distribusi udara berjalan dengan lancar. Berikut ini metode perpipaan yang diperlukan untuk instalasi chiller:
• Pertama adalah open system. Pada cara kerja ini, udara dingin akan dikaitkan bersama-sama dengan udara atmosfer.
• Selanjutnya adalah closed system di mana udara tak akan terkoneksi secara lantas dengan udara atmosfer. Udara atmosfer berikutnya akan ditampung dengan aman pada tangki ekspansi.
Kecuali mempelajari bagaimana prinsip kerja chiller, sebagian orang juga berminat untuk mempelajari metode resirkulasi air. Cara ini juga dibagi menjadi dua adalah:

  1. Reverse Return Piping
    Yakni sebagian pipa yang panjangnya sengaja dihasilkan sama. Bertujuan untuk memudahkan cara kerja pengelolaan aliran air padahal perangkatnya terpisah-pisah.
  2. Pipa Langsung
    Cara perpipaan ini memiliki banyak sekali fungsi mulai dari menyegarkan udara, menukar kalor sampai mempertajam fungsi AHU dan FCU. Supaya pipa lantas dapat berjalan dengan bagus, pipa akan dilengkapi dengan valve balancing. Berbeda dengan reverse return piping, pipa yang satu ini ukurannya sedikit lebih pendek.
    Pembahasan perihal chiller memang bukan pembahasan gampang. Umumnya hanya mereka yang memahami mesin AC saja yang dapat berkomunikasi dengan bagus perihal permasalahan ini.
    Dengan menyimak pembahasan sederhana di atas, semoga Anda dapat lebih memahami prinsip kerja maupun definisi dari AC chiller.

Sumber: acwahana.com